Minggu, 06 Januari 2013

Prologue



PROLOG


“Lebih baik menulis dan jadi sampah, daripada tidak menulis dan jadi sampah di pikiran”
[Prof. Mubyarto]

Quote di atas merupakan salah satu petuah inspiratif yang dituturkan oleh seorang pakar ekonomi kerakyatan  dan seharusnya mendorong bagi siapapun agar tertarik untuk mengekspresikan ide-ide segarnya dalam hal apapun.

 Blog ini pun saya buat dengan latar belakang pada saat saya membaca sebuah buku tipis (yang diberikan pada saat menjadi MABA), dan di dalamnya terdapat quote dari sang profesor tersebut. Sejenak saya berfikir, sewaktu dulu saat SMA, saya cukup menyukai kegiatan “ketik-mengetik” (baca: menulis), apapun itu, entah sebatas paper tugas dari guru, ataupun makalah-makalah perlombaan. Di saat kuliah pun, baik tugas dari dosen atau pada saat aktif di organisasi, saya juga cukup menyukai kegiatan menulis (meskipun hasil tulisan bisa dihitung dengan jari).

Saya termasuk orang yang hobi membaca dan mengoleksi buku. Bagi saya, buku sama pentingnya dengan uang dan waktu, sebab melalui buku, berbagai ilmu terdokumentasikan dengan baik. Lalu apa kaitannya dengan menulis? Bagi saya, seringnya membaca buku dapat memperluas wawasan dan ide-ide baru, akan tetapi, beberapa kurun waktu terakhir, saya sering berfikir pada diri sendiri buat apa jika berbagai pengetahuan yang terserap hanya ter-endap di dalam pikiran saja? Pemikiran sederhana tersebut kemudian mendorong saya untuk memulai cara sederhana (dengan membuat blog ini). Paling tidak dengan blog ini, apapun yang ada di pikiran saya, jika ingin saya buang (baca: ekspresikan), bisa terdokumentasi dalam kalimat-kalimat sederhana.

Sebenarnya, saat saya masih dalam masa awal kuliah, saya pernah membuat blog, namun hanya beberapa tulisan dan pada akhirnya blog tersebut akhirnya hanya menjadi blog sampah di dunia maya (karena tidak pernah saya posting tulisan-tulisan lagi). Mengapa demikian? Sederhana, budaya “malas” menyerang saya hingga pada saat saya menempuh tugas akhir (baca: skripsi), kesadaran untuk mulai menulis baru muncul lagi. Bagi saya menulis itu sebuah kenikmatan proses, akan tetapi karena alasan klasik terkadang saya sering malas untuk memulai dan pada akhirnya hanya menjadi wacana dan niat saja.

Terakhir, dari beberapa untaian paragraf di atas yang menjadi “curhatan” awal saya, blog ini akan terus saya update dengan berbagai tulisan sederhana, dan harapannya dapat menjadi bahan informasi sekaligus sharing bagi para pembaca.

Yogyakarta, 7 Januari 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar